Tips Memilih Wallpaper Dinding

Home/Pasang Wallpaper, Wallpaper Dinding/Tips Memilih Wallpaper Dinding

Tips Memilih Wallpaper Dinding

Tips Memilih Wallpaper Dinding

Proses memilih wallpaper dinding sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor  seperti  warna, texture, pola/gambar dan jenis bahan pembuatannya. Yang harus diingat adalah wallpaper dinding dibuat untuk membuat sebuah ruangan menjadi nyaman, indah dan terlihat elegan. Dan karena terdapat ratusan bahkan ribuan pola dan texture yang tersebar diberbagai toko atau supllier wallpaper, maka perhatikan beberapa petunjuk berikut:

Bila anda menyukai wallpaper yang simple dengan texture yang tidak begitu menonjol karena anda hanya inginkan warnanya saja, maka yang perlu mendapat perhatian lebih adalah dinding.

Dinding yang baik adalah:

Dinding yang tidak bergelombang

Wallpaper yang polos dan sedikit bertekstur tidak dapat menyamarkan dinding yang bergelombang terutama bila terkena cahaya lampu atau sinar matahari dari samping. Gelombangnya akan semakin terlihat jelas.

Dinding yang permukaannya halus

Wallpaper yang polos juga harus ditunjang dengan dinding yang permukaannya halus, jadi apabila dinding tersebut selesai di aci sebaiknya dihaluskan dengan cara diamplas terlebih dahulu hal ini dilakukan untuk menghilangkan butiran-butiran pasir yang masih menempel dan memperkecil pori-pori dinding. Bila ini tidak dilakukan akan menimbulkan efek yang kurang baik seperti  wallpaper akan terlihat banyak bintik-bintik kecil yang menonjol menyerupai jerawat dan juga akan membuat wallpaper mudah robek pada saat tukang pasang menekan kape ( alat wallpaper untuk meratakan lem). Serta pori-pori dinding yang besar akan terlihat jelas pada saat wallpaper telah melekat dengan sempurna kedinding.

Dinding yang sudah di beri cat dasar atau diberi wallsealer

Dinding sebaiknya di wallsealer dahulu sebelum melakukan pemasangan wallpaper. (Prisipnya sama dengan pengecatan, harus di wallsealer terlebih dahulu baru di lakukan cat dasar). Ini dimaksudkan untuk melindungi wallpaper dari jamur yang bisa membuat wallpaper menjadi bernoda. Noda yang ditimbulkan jamur antara lain berwarna kekuning-kuningan, berwarnah merah mudah atau kecoklatan. Fungsi wallsealer yang lain juga adalah untuk menghindari wallpaper terlihat belang-belang karena warna semennya kelihatan.

Bila dindingnya kurang baik seperti bergelombang, kasar atau banyak retak rambut dan anda tidak punya waktu untuk memperbaikinya atau karena biayanya besar untuk membayar tukang sebaiknya anda memilih wallpaper dinding yang teksturnya kasar dan bermotif, ini dimaksudkan untuk menyamarkan gelombang maupun permukaan dinding yang kasar.

Bila anda akan mengaplikasikannya di area yang sering dilalui orang banyak atau mobilitas orang yang cukup tinggi, seperti area korridor  atau area tangga pilihlah wallpaper yang berjenis fabrick backing atau non woven backing karena kuat dan tidak mudah robek.

Yang perlu diperhatikan juga adalah jangan memaksakan menggunakan wallpaper bila dinding anda tidak benar-benar siap untuk dipasang wallpaper. Misalnya dindingnya lembab, air conditioner didalam ruangannya (AC) bocor atau dinding temboknya rapuh. Tidak ada wallpaper yang bisa menutupi hal-hal semacam ini, sebaliknya anda hanya akan sering mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya atau mengganti wallpapernya.

By | 2017-07-08T17:04:49+00:00 December 17th, 2012|Pasang Wallpaper, Wallpaper Dinding|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment